Minggu, 19 Oktober 2014

 Selamat Sore dunia.............!!!!!!!!!!






- Suatu hari di praktikum kedokteran.

Dosen : "Hari ini kita belajar mengenai tubuh sesungguhnya, untuk itu kita akan mempelajari mayat!"

Lalu didatangkanlah sebuah mayat..

Dosen : "Pelajaran pertama, tidak boleh jijik!"

Lalu sang dosen memasukkan jarinya ke anus mayat tersebut, dan kemudian menjilat jarinya.

Dosen : "Nah, kalian lakukan seperti yang saya lakukan tadi!"

Walaupun banyak yang teriak-teriak dan muntah-muntah karena tidak tahan, toh akhirnya semua mahasiswa melakukan itu satu persatu.

Dosen : "Nah sekarang pelajaran kedua, ketelitian. Perhatikan, tadi yang saya masukkan adalah jari tengah, sedangkan yang saya jilat adalah jari kelingking!!!"

Senin, 13 Oktober 2014

Selamat Sore Dunia......!!!!!!!!







Suatu hari seorang pria yang terkenal sangat pendiam dan tidak banyak bicara kedatangan seorang sales girl yang akan mempromosikan alat-alat kecantikan. Si Sales itu ingin bertemu dengan istri si pria pendiam tersebut. Pria itu pun berkata bahwa istrinya tidak ada di rumah.

"Oh, tidak apa-apa kok, Pak," kata si sales tersebut, "Boleh tidak kalau saya menunggu istri anda di sini?"

Pria itu mempersilahkan sales tersebut untuk menunggu di ruang tamu, setelah itu pria tersebut meninggalkan si sales sampai tiga jam lebih.

Karena terlalu lama, si sales pun akhirnya merasa gelisah dan memanggil si pria pemilik rumah, "Boleh saya tahu ke mana kira-kira istri Bapak pergi?"

"Dia pergi ke kuburan," jawab si pria.

"Kapan dia kembali?"

"Aku sama sekali tidak tahu," kata si pria. "Dia sudah berada di sana selama 11 tahun."

Kamis, 09 Oktober 2014

selamat sore dunia...........!!!!!!!!!!!!





Adi pulang pagi dari kerjanya dan mendengar bunyi aneh dari kamarnya. Ia lari keatas dan menemukan istrinya telanjang di kasur, berkeringat dan terengah-engah. "Ada apa?" tanya Adi. "Aku terkena serangan jantung," teriak istrinya.

Ia lari kebawah untuk menelepon, persis ketika ia mulai memencet nomor, anaknya yang berumur 4 tahun datang dan berkata, "Papa! Papa! Paman Doni bersembunyi di lemari dan dia nggak pake baju."

Adi membanting telepon dan berlari keatas melewati isrinya yang berteriak-teriak, dan membuka pintu lemari. Dan disana memang benar, saudaranya bersembunyi, telanjang bulat dan ketakutan disudut lemari. "Tak berperasaan," teriak Adi. "Istriku kena serangan jantung dan kamu malah lari telanjang nakutin anak kecil!