Selasa, 16 September 2014

yellow flower stories..

Selamat siang Dunia,

Saya bingung mau menulis apa sekarang.sejak dulu saya paling susah untuk melakukan hal menulis.waktu sekolah saja,saya hampir tidak pernah mencatat materi pelajaran yang di berikan oleh guru saya.hal itu berlanjut sampai saya kuliah.dan itupun sudah berlangsung lama,8 tahun yang lalu ! bayangkan 8 tahun yang lalu saja,saya malas untuk  menulis apalagi sekarang ! karena setiap hari saya dipaksa oleh bos saya Joris Lato ( saya terpaksa menulis,daripada saya di pecat..hehehehehehe...) untuk menulis,akhirnya saya mencoba untuk menulis di blogger ini.harapan saya semoga tulisan saya ini bermanfaat.minimal buat saya pribadi hehehehehehehehehe..........


Surabaya,19 agustus 2014 jam 8 malam saya bersama teman kerja saya Rasty.Rasty adalah perempuan yang saat ini sudah berumur 19 tahun.(bagi saya Rasty adalah rekan kerja yang menyenangkan walaupun  lebih banyak membuat saya jengkel kalau boleh jujur...hahahahaha...walaupun masih berusia 19 tahun tapi kepedulian dia terhadap sesama tidak diragukan lagi.dan saat ini Rasty bercita-cita ingin mempunyai Koperasi ) kami memasuki kawasan makam Kristen Kembang Kuning,karena disana kami mempunyai banyak teman. baik itu perempuan,laki-laki maupun Waria (transeksual).kami memanggil perempuan perempuan tersebut dengan kata "mbak".seperti biasa kami dengan mbak-mbak diskusi mengenai kesehatan reproduksi.

rumah gubuk mbak Marni dan suami di area makam kembang kuning
mbak-mbak disana sebagian besar bekerja sebagai "kupu-kupu malam".mulai dari usia 22 tahun sampai usia 68tahun.ketika kami bertemu dengan mbak yang usia-nya 67 dan 68 tahun.kami kaget sekali  menjumpai mbak yang berusia 68tahun. Rasty pun meneteskan airmata,karena melihat nasib mbak itu.Marni nama mbak itu.mbak Marni saat ini tinggal dengan suami-nya yang usia-nya 71 tahun di gubuk yang berada di area makam kembang kuning.suami mbak Marni sehari-hari bekerja sebagai tukang becak dan mbak Marni ber-kerja sebagai penjaga parkir sepeda motor dan berjualan air di dalam botol air mineral bekas untuk membersihkan organ intim ketika selesai making love bagi mbak kupu-kupu malam lain-nya dikawasan makam kembang kuning.sudah 3 tahun ini mbak Marni berhenti"melayani" para hidung belang.karena kesehatan-nya semakin melemah.itu yang membuat kami miris.dengan usia 68 tahun mbak Marni masih ber-kerja di area pemakaman pada malam hari.mbak Marni ber-cerita kalau setiap hari dia mendapatkan uang antara 5 ribu-15 ribu rupiah..."ya lumayan mas,untuk menyambung hidup..." kata mbak Marni mengenai pendapatan-nya tersebut.sedangkan  suami mbak Marni berpenghasilan tidak pasti.sudah 5 hari ini suami mbak Marni tidak memperoleh uang dengan becak-nya.mbak Marni menceritakan bahwa selama ini dia ikhlas menjalani hidup seperti ini.mbak Marni sendiri merupakan penduduk urban.mbak Marni sebenarnya adalah asli orang kota pasuruan.semenjak usia 19 tahun mbak Marni sudah mengadu nasib di kota Surabaya.sebelum dengan suami yang ini,mbak Marni pernah menikah.akan tetapi tidak dikarunia anak. akan tetapi perkawinan mereka hanya bertahan selama 3 tahun,karena suami pertama-nya pergi dengan wanita lain.mau tidak mau mbak Marni harus bertahan hidup seorang diri di kota surabaya.hanya berbekal pengetahuan minim,mbak Marni akhirnya menjalani profesi sebagai "kupu-kupu malam" di usia nya yang 24 tahun.tiba-tiba pembicaraan kami berhenti karena mbak Marni merasa kepala-nya pusing dan banyak mengeluarkan keringat.kemudian kami ijin pulang kepada mbak Marni dan tidak lupa Rasty memberika uang yang tidak banyak untuk membeli obat,karena mbak Marni mengidap penyakit hipertensi tinggi.

Surabaya,11 sepetember 2014,handpone saya berdering,ada panggilan masuk dari salah satu mbak yang ada di kembang kuning,memberi khabar kalau mbak Marni meninggal Dunia karena sesak nafas.kami hanya bisa tertegun mendengar berita tersebut.belum sempat kami mengobrol banyak dengan mbak Marni.tiba-tiba mendapat khabar kalau mbak Marni meninggal dunia.Selamat Jalan mbak Marni dalam hati kecil kami berdoa,semoga mbak Marni meninggal dengan kehormatan,martabat dan harga diri yang tinggi selayak-nya Tuhan menciptakan Manusia.

bersambung...(yellow flower stories jilid II )



Jumat, 05 September 2014

Hitam Putih jilid II



Aku lukis Dunia dengan hitam dan putih......

melangkah lurus.......
dipandang sebelah mata......
melangkah limbung.....
di abaikan pandangan mata.....
melangkah berliku.......
lebar terang mata terbuka......
sekedar harapan untuk menjadi terang.....
terang  gelap bergumul dan melebur......
pada akhirnya.......

Aku lukis Dunia dengan hitam dan putih.......

aku bukan kanan......
aku juga bukan kiri.....
aku bukan merah....
aku juga bukan biru.....
aku bukan timur....
aku juga bukan barat....
aku manusia yang ingin menjadi manusia....
manusia yang sudah di takdirkan oleh Raja segala Raja manusia.....

Aku lukis Dunia dengan hitam dan putih.......

nafas ini adalah milik Mu....
darah ini milik adalah Mu....
segala denyut ini adalah milik Mu....
langkah ini adalah milik Mu....
tangan ini adalah milik Mu.....
aku ingin terlukis putih....
awal dari nafas ini.....
mejadi terlukis putih dan hitam....
akhir dari nafas ini....

Aku lukis Dunia dengan hitam dan putih......